PEKAN IMUNISASI POLIO DI DESA PANDANARUM

  • Jan 17, 2024
  • ANDI ARDIANSYAH

Pekan Imunisasi Nasional Polio secara serentak akan dimulai pada Senin, 15 Januari 2024. Pelaksanaan Sub-PIN Polio akan dimulai secara serentak di seluruh Provinsi Jawa Timur. Menurut rencana, imunisasi dilakukan dalam dua putaran dengan jarak minimal antar-putaran selama satu bulan. Putaran pertama dimulai 15 Januari 2024 dan putaran kedua mulai 19 Februari 2024. Imunisasi ini dilakukan sebagai respon atas temuan kasus lumpuh layuh akut akibat virus polio. Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Polio. Penyakit polio lebih banyak menyerang anak usia dibawah 5 tahun, meski demikian sebenarnya usia berapapun bisa terinfeksi polio. Polio sangat mudah menyerang orang-orang yang belum mendapatkan vaksin polio. Imunisasi dalam Sub-PIN Polio diberikan untuk sasaran seluruh anak usia 0-7 tahun, termasuk pendatang tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Jadi, semua anak dengan usia sasaran akan mendapatkan imunisasi polio.

Kegiatan Pekan Imunisasi Nasional di Desa Pandanarum dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 15 Januari 2024 di Balai Desa Pandanarum bagi balita yang terdaftar di Posyandu diwilayah Desa Pandanarum. Target atau sasarannya adalah balita yang ada di Desa Pandanarum yang terdata di Posyandu desa, juga anak-anak usia maksimal 7 tahun yang sudah sekolah Paud dan TK.

Penyakit polio termasuk salah satu penyakit yang berbahaya, mengapa demikian ?

• Polio sangat menular. Virus masuk ke tubuh melalui mulut dan mengifeksi saluran usus dapat ditularkan melalui paparan kotoran pengidap polio, percikan ludah saat pengidapnya bersin atau batuk, dan melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi kotoran atau percikan yang mengandung virus polio.

• Polio bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Virus polio masuk ke tubuh dan memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat, sehingga melemahkan otot dan menyebabkan kelumpuhan.

• Polio menyebabkan kecacatan permanen. Polio tidak bisa disembuhkan, hanya dapat dicegah.

• Satu anak terinfeksi polio, satu negara beresiko terinfeksi

• Polio tidak ada obatnya